Sabtu, 09 Januari 2016

Ibuku Bidadari Tak Bersayap

                                          

 Bismillahirrohmannirrohim
     Asslamu'alaikum w.wb.
            Siapa yang tak kenal sosok ibu?.Ialah yang mencintai kita sampai akhir hayat kita,rela mati demi kita.Walaupun kita sering membangkang,tetapi ia tetap bersabar,walau pedih hati yang dirasanya.Iapun tidak makan demi kita menyantap makanan kesukaan kita,menjaga kita saat kita sakit,mengajarkan kita asma' Allah,firma-firman Allah,Hadits-Hadits Rasulullah saw.Nah,coba sahabat muslimah bayangkan saat Ibu kita melahirkan kita.Sakit,dan oba sahabat muslimah tahu,syaraf-syaraf Ibu kita saat melahirkan kita itu terputus-putus.Dan rata-rata manusia pada umumnya mempunyai 57 (kalau gk salah) rasa sakit,namun Ibu saat melahirkan kita itu merasakan 76 rasa sakit (kalau gk salah).Dan ingat,ibu juga rela membantu ayah mencari nafkah demi kebutuhan kita semuanya terpenuhi,demi kita bisa makan,bisa tidur dikasur yang empuk,demi kita sekolah yang tinggi,dll.Dan coba bayangkan,banyak anak yang sampai tega menghardik Ibunya.Na'uzdubillah....Renungkanlah sejenak,kita berpikir kalau ibu kita itu gk penting,cuma nyusahin doang.Tapi jangan salah,ibu itu bidadari tak bersayap.Ingat,surga ada ditelapak kaki ibu,sering-seringlah membuat ibumu bangga dan bahagia.Sebelum hari itu telah tiba.Apakah hari itu?,hari dimana ada bendera putih didepan rumah,dan ada mayat terletak tak berdaya yang sedang dibacakan surat Yasin,saat membuka kain kafannya,Na'udzubillah,ibu kita sudah...,Astaghfirullah...,jadi buatlah Ibumu bangga apapun yang kamu kerjakan.
Baiklah,itu saja renungan dari saya,wabillahi taufik walhidayah.
Asslamau'alaikum wr.wb.





   Bissmillahhirrohmannrirrohim  



             Asslamamu'alaikum.wr.wb,sahabat muslimah sekalian,perkenalkan,nama saya Syifa Indira   Difani,ini adalah blog baru saya,kali ini saya akan membagikan sebuah cerita,yaitu tentang dokter



                                                              Dokter



             Pada suatu hari,ada seorang lelaki yang sedang berdiri berjalan mondar mandir di depan pintu operasi.Ia sedang menungu dokter yang hendak mengoperasi anaknya disana.Lalu kemudian.Sang dokterpun datang dengan dengan berlari dengan tergesa-gesa,saat sudah sampai di depan ruang operasi tampak sangat jelas wajah marah ayah dari pasiennya itu,mukanya merahpadam dan sangat mengerikan.Dokter itupun berkata dengan sangat memohon agar ayahnya pasiennya itu memaafkannya "Maafkan saya pak,saya telat".Sang Bapak ini pun langsung meledakkan emosinya "Kamu ini bagaimana?,kamu tidak lihat anak saya dengan kondisi lemah tak berdaya?!,dokter macam apa kamu ini?!".Lalu dokter itu sangat menyesal dan berkata "saya sungguh mohon maaf,saya terlambat karena..." ,belum selesai bicara sang Bapakpun langsung memotong karena kesal "tidak usah banyak bicara!,cepat operasi anak saya,memangnya apa sih kegiatanmu sampai telat begini?,lihat saja kamu kalau sampai anakku tidak selamat,saya akan menuntut kamu!!".Lalu sang dokter pun angkat bicara "saya terlambat karena saya sedang ke pemakaman anak saya,dia meninggal karena ia mengidap penyakit kanker,coba saya dokter kanker,pasti anak saya akan saya operasi dan ia akan selamat...",si bapak pun terdiam dan tertegun.Dan setelah 3 jam si pasien di operasi,akhirnya ia selamat dan menjalani operasi yang lancar.Sang Bapak pun berterima kasih dengan sang dokter.Inilah kehebatan dokter.Dalam keadaan apapun,kondisi apapun,ia akan selalu menolong pasiennya agar selamat.Bukan karena imbalan yang ia dapatkan,tetapi karena ia tahu,bagaimana rasanya kehilangan seorang yang ia cintai dan yang ia sayangi.


Begitu saja cerita dari saya.Semoga bermanfaat bagi para muslimah yang membacanya,maafkan jika ada kesalahan,maklum baru belajar bikin blog.Baiklah,wabillahi taufik walhidayah
Wassalamu'alaikum wr.wb.